WAJIB Tahu Inilah 10 Larangan Haji dan Umrah

1. Bagi tiap tiap laki-laki tidak boleh memakai baju yang tersedia jahitannya dan tidak boleh menutup kepala

Ibnu Umar ra berbicara seorang teman baik telah bertanya kepada Nabi SAW,” Wahai utusan Allah, baju apa yang boleh dikenakan bagi orang yang berihram?”, Beliau menjawab “ Tidak boleh mengenakan baju, sorban, celana topi dan khuf ( sarung kaki yang terbuat dari kulit), jika seseorang yang tidak meraih sandal, maka pakailah khuf, namun hendaklah ia memotongnya dari bawah dua mata kakinya dan janganlah kamu mengenakan baju yang dicelup dengan pewarna atau warna merah”. baca juga Badal Haji 

2. Bagi wanita tidak boleh menutup muka dan dua tapak tangannya

Dari Ibnu Umar ra bahwa Nabi bersabda “ janganlah seorang wanita berihram mengenakan cadar dan jangan pula memakai kaos tangan”.
Namun boleh bagi wanita menutupi wajahnya apabila tersedia laki-laki yang lewat di dekatnya

3. Memotong kuku dan rambut/ bulu badan

Allah SWT berfirman”..Dan janganlah kamu mencukur rambutmu sebelum saat binatang hadyu hingga di wilayah penyembelihannya..” ( Al Baqarah ; 196 )
Para ulama termasuk bersepakat bahwa haram hukumnya memotong kuku bagi orang yang tengah berihram ( al Ijma oleh Ibnul Mundzir hal 57 )  yuk kunjungi travel haji umrah 

Namun diperbolehkan menghilangkan rambut namun yang bersangkutan mesti membayar fidyah, Allah SWT memastikan dalam Al qur`an “ Jika satu diantara kamu tersedia yang sakit atau problem di kepalanya ( lantas ia bercukur ) maka wajiblah ia atasnya membayar fidyah yaitu berpuasa atau berhadaqah atau berkurban..( Al baqarah : 196 )

4. Membunuh atau memburu binatang darat

Allah SWT berfirman “ Dan diharamkan atasmu menangkap binatang buruan darat sepanjang kamu dalam kondisi ihram”. ( Al Maidah : 95 ). Apabila dilanggar, maka jamaah mesti membayar denda dengan membeli makanan seharga binatang yang diburu dan menyedekahkannya kepada fakir miskin atau berikan makanan kepada fakir miskin sebanyak 5/6 liter ( 1 mud ) untuk satu harinya.

5. Memotong atau mencabut tanaman di tanah Haram

Dendanya serupa dengan apabila kami memburu atau membunuh binatang darat seperti yang telah disebutkan dalam poin sebelumnya.

6. Nikah atau menikahkan

Berdasarkan hadist Utsman dari Usman ra bahwa Nabi bersabda “Orang yang berihram tidak boleh menikahi, tidak boleh dinikahi dan tidak boleh melamar.” ( Sahih: Mukhtashar Muslim no. 814)

7. Bercumbu rayu atau bersetubuh

Apabila jamaah umroh yang berangkat dengan suami atau istrinya dan melaksanakan jima’ ( jalinan suami istri ) sebelum saat menyelesaikan semua alur ibadah umroh, maka mereka mesti membayar denda atau dam dengan menyembelih seekor unta atau 7 ekor kambing.

8. Mencaci maki atau mengucapkan kata-kata kotor.

Untuk hindari dari berkata-kata yang kotor, alangkah baiknya apabila jamaah memperbanyak dzikir baik dalam hati maupun dengan diucapkan. Sehingga walaupun dalam kondisi emosi karena udara panas dan berdesak-desakan sementara thawaf maka yang terucap adalah kalimat-kalimat istighfar dan dzikrullah.

9. Memakai wangi-wangian dan minyak rambut

Yang dimaksud sebagai wangi-wangian di sini adalah wewangian yang bertujuan sebagai parfum, namun apabila mandi dengan sabun yang berbau wangi tidak termasuk melanggar ihram. Juga tidak boleh memakai minyak rambut.

10. Berbuat kekerasan seperti bertengkar atau berkelahi.

Seperti yang dijelaskan dalam surat Al Baqarah ayat 197 “, (Musim) haji adalah  bulan yang dimaklumi barangsiapa yang menentukan niatnya dalam bulan itu bakal mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam era mengerjakan haji”.

Demikianlah 10 hal yang dilarang dikerjakan pada sementara mengerjakan ihram dalam ibadah haji maupun umroh. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *