Kenali 9 Jenis Bahan Hijab Agar Tidak Salah Kostum

Bukan hanya model ataupun motif, bahan hijab pun amat menentukan tampilan totalitas anda. Tidak hanya itu, supaya nyaman memakai hijab sepanjang hari, memilah bahan hijab juga tidak bisa sembarangan. Inilah 9 jenis bahan hijab yang mesti anda tahu supaya tak salah kostum.

Katun, bahan kesukaan yang sejuk

Hijab katun adalah hijab yang amat terkenal dipakai dan mempunyai tidak sedikit fans, malahan saat tren hijab belum booming. Tak heran, soalnya bahan katun, khususnya katun paris, terjangkau harganya. Ia pun nyaman dipakai lantaran menyerap keringat. Bahannya halus dan tipis meski agak kaku. Waktu memakainya, gunakan ciput supaya tak tembus pandang dan hijab lebih melekat, ya.

Hycon, tepat untuk cuaca panas

Hijab ini adalah hijab yang tepat anda kenakan di waktu cuaca panas. Bahannya jatuh, sejuk, serta menyajikan kesan apik meski tetap kasual. Sebab kenapa hijab ini potongannya jatuh ialah lantaran seratnya yang cukup rapat dan bahannya yang agak tebal. Oleh sebab itu, anda bisa memakai hijab hycon walaupun tanpa ciput.

Sifon, menyajikan kesan ringan

Dibanding dengan hijab hycon, sifon lebih tipis dan melayang. Untuk memakai hijab ini, anda wajib memakai inner ataupun ciput khususnya tipe ninja yang menutupi leher. Hijab sifon biasanya lebih transparan. Oleh sebab itu, tidak sedikit yang motifnya ramai dan beragam untuk menutupi kesan tembus pandangnya.

Spandex, menyerap keringat

Bahan hijab yang umumnya bermodel pashmina (persegi panjang) ini cukup tebal, jatuh, dan amat gampang dibentuk. Bahannya pun menyerap keringat sehingga tepat anda kenakan apabila berada di lingkungan yang gerah.

Kaos, nyaman dan praktis

Pilihan yang lain dari bahan spandex ialah bahan kaos. Bedanya, hijab yang menggunakan bahan spandex mempunyai permukaan yang sedikit mengilap, sebaliknya kaos tak mengilap. Sama-sama nyaman dan praktis dipakai tetapi menyajikan kesan yang amat santai dan kurang menyajikan kesan stylish.

Kashmir, untuk cuaca dingin

Kashmir adalah bahan asli dari hijab pashmina, bersumber dari Timur Tengah. Bahannya fleksibel sehingga gampang untuk dibentuk. Lantaran termasuk kain etnik di wilayah asalnya, ia sering mempunyai motif nan unik. Bahan ini cukup tebal sehingga tepat anda kenakan apabila berada di tempat yang dingin.

Sutra, menyajikan kesan elegan

Hijab sutra mempunyai tekstur yang halus. Ia pun amat tipis. Bahannya elegan sehingga tepat anda kenakan ke acara. Waktu terkena kulit, anda akan merasakan bahwa permukaannya nyaman sekali. Harganya cukup tinggi, tetapi anda tak akan menyesal membelinya. Kekurangan hijab sutra tidak hanya harganya yang tinggi hanya satu, ialah bahannya cepat kusut ketika dibentuk.

Satin, untuk kegiatan resmi

Apabila bahan sutra sangat mencekik harganya, anda bisa memakai pilihan bahan lain yakni bahan satin. Satin tidak sedikit dipilih untuk kegiatan resmi lantaran teksturnya yang elegan, warnanya yang ‘keluar, ’ dan sifatnya yang glossy. Amat cocok dipadukan dengan kebaya ataupun outfit undangan yang lain. Tetapi bahan ini tak menyerap keringat.

Voile, untuk hijab kreasi

Hijab ini mempunyai tekstur yang halus dan jatuh. Tetapi, ia agak susah untuk tak tetap rapi di kepala apabila anda tak memakai ciput. Hijab voile tepat anda kenakan apabila gaya anda kasual, tetapi tetap hendak tampak apik dan stylish. Biasanya hijab voile berbentuk pashmina agak panjang. Oleh sebab itu, anda yang super fashionable dalam mengkreasikan bentuk hijab bisa memakai hijab voile.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *