7 Permainan Anak Usia Dini yang Edukatif

Melihat anak tumbuh dan berkembang merupakan suatu cita-cita bagi para orangtua. Apalagi apabila bisa melihat sang buah hati tertawa riang gembira. Bagi sang buah hati sendiri, tentu sangat baik apabila anak menemukan dunia mereka agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Di antara caranya adalah orangtua memberikan jenis permainan untuk anak-anak di usia dini yang edukatif serta kreatif di dalam rumah dan luar rumah. Berikut ini akan dijelaskan macam-macam permainannya.

 

  • Tepuk Bersama

 

Permainan ini sering digunakan oleh para guru di dalam kelas. Tepuk bersama merupakan permainan yang edukatif dan paling sederhana. Permainan ini dapat melatih kekompakan serta kerja sama dan meningkatkan koordinasi tangan anak.

 

  • Menyusun Balok atau Menyusun Puzzle

 

Permainan edukatif ini dapat memacu daya saing dan berpikir anak dengan cepat. Permainan ini bisa dilakukan oleh masing-masing anak secara individu dan bisa pula dilakukan secara berkelompok.

 

 

  • Mencari Teman

 

Permainan ini bertujuan mengajak anak banyak bergerak dan berlari. Dalam permainannya, anak-anak akan bermain dengan cara mencari pasangan yang disebutkan oleh gurunya di awal permainan. Permainan ini juga dapat meningkatkan interaksi antar teman saat mencari pasangannya, juga dapat meningkatkan komunikasi anak dengan orang lain, sehingga kemampuan anak dalam berkomunikasi juga bisa dilatih.

 

  • Mewarnai

 

Saat bermain ini, anak-anak boleh diberikan gambar pemandangan ataupun yang lainnya. Permainan edukatif ini bertujuan melatih anak untuk berkreasi dan mempunyai daya pikir yang tinggi dan imajinasi yang luas dalam mengekspresikan perasaan mereka.

 

  • Mencari Pasangannya

 

Dalam permainan ini para guru perlu untuk menyiapkan sepasang jepitan jemuran, sepasang kaos kaki, sepasang sendok makan, sepasang sendok makan dan sendok teh, dan bisa juga yang lainnya. Kemudian mereka memasukkan semua benda tersebut ke dalam sebuah kotak yang besar lalu menyuruh anak-anak untuk mencari pasangannya. Setelah selesai, hitung ada berapa pasang yang dapat mereka temukan.

 

  • Bola-Bola Kayu

 

Ketika bermain ini, anak-anak tidak akan merasa bosan karena mereka akan bermain bola-bola kayu yang berwarna-warni dengan diameter 5 cm yang tengahnya berlubang dan harus disusun secara vertikal pada lima tonggak yang mempunyai tinggi yang berbeda-beda, sehingga mirip tusuk sate. Anak-anak akan disuruh berhitung sambil memasukan bola-bola ke tonggak. Mainan ini bisa didapatkan di toko-toko mainan yang ada di sekitar. Dengan bermain dengan alat peraga, konsentrasi anak akan meningkat dan lebih tajam, sehingga nantinya anak akan mahir menghitung benda apa saja dari satu sampai sepuluh.

 

  • Menyusun dan Membangun Menara

 

Alat yang bisa digunakan dalam permainan adalah balok-balok kecil. Setiap anak diharuskan membangun menara. Permainan ini dapat melatih kesbaran dan ketelitian anak. Cara bermainnya adalah dengan memberikan masing-masing anak lima sampai sepuluh balok, lalu tiap anak harus membuat balok-balok tersebut tersusun rapi.

Demikian 7 jenis permainan edukasi anak usia dini yang kreatif. Tentu masih banyak lagi jenis permainan di luar sana yang bisa dilakukan oleh anak-anak yang masih berusia dini. Semoga artikel ini dapat menjadi inspirasi bagi para guru dan orangtua dalam mendidik anak-anak yang tumbuh dan berkembang dengan baik. Anda dapat melakukannya setiap hari di rumah bersama anak Anda, atau minimal ketika liburan dengan menghabiskan waktu bersama keluarga sehingga anak-anak bahagia bermain bersama orangtua mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *